Selasa, 27 Desember 2011

DASAR PEMASARAN : PENGELOLAAN PRODUK DAN PENGEMBANGAN PRODUK BARU

a) Arti Produk bagi Konsumen
Produk adalah pengubahan bahan-bahan dari sumber-sumber menjadi sebuah hasil yang diinginkan oleh konsumen. Hasil tersebut dapat berupa barang ataupun jasa. Produk adalah pemahaman produsen sebagai usaha untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Produk adalah segala sesuatu (meliputi obyek fisik, jasa, tempat, organisasi, gagasan, ataupun pribadi) yang dapat atau mampu ditawarkan produsen untuk diminta, dicari, dibeli, digunakan atau dikonsumsi pasar sebagai pemenuhan kebutuhan dan keinginan.

b) Konsep tentang Barang dan Jasa dalam Pemasaran

1. Konsep produksi

Konsep produksi berpendapat bahwa konsumen akan menyukai produk yang tersedia dimana-mana dan harganya murah. Konsep ini berorientasi pada produksi dengan mengerahkan segenap upaya untuk mencapai efesiensi produk tinggi dan distribusi yang luas. Disini tugas manajemen adalah memproduksi barang sebanyak mungkin, karena konsumen dianggap akan menerima produk yang tersedia secara luas dengan daya beli mereka.

2. Konsep produk

Konsep produk mengatakan bahwa konsumen akan menyukai produk yang menawarkan mutu, performansi dan ciri-ciri yang terbaik. Tugas manajemen disini adalah membuat produk berkualitas, karena konsumen dianggap menyukai produk berkualitas tinggi dalam penampilan dengan ciri – ciri terbaik

3. Konsep penjualan

Konsep penjualan berpendapat bahwa konsumen, dengan dibiarkan begitu saja, organisasi harus melaksanakan upaya penjualan dan promosi yang agresif.

4. Konsep pemasaran

Konsep pemasaran mengatakan bahwa kunsi untuk mencapai tujuan organisasi terdiri dari penentuan kebutuhan dan keinginan pasar sasaran serta memberikan kepuasan yang diharapkan secara lebih efektif dan efisien dibandingkan para pesaing.

5. Konsep pemasaran sosial

Konsep pemasaran sosial berpendapat bahwa tugas organisasi adalah menentukan kebutuhan, keinginan dan kepentingan pasar sasaran serta memberikan kepuasan yang diharapkan dengan cara yang lebih efektif dan efisien dari pada para pesaing dengan tetap melestarikan atau meningkatkan kesejahteraan konsumen dan masyarakat.

6. Konsep Pemasaran Global

Pada konsep pemasaran global ini, manajer eksekutif berupaya memahami semua faktor- faktor lingkungan yang mempengaruhi pemasaran melalui manajemen strategis yang mantap. tujuan akhirnya adalah berupaya untuk memenuhi keinginan semua pihak yang terlibat dalam perusahaan.
c) Pendekatan-pendekatan untuk Menggolongkan Produk
Salah satu strategi untuk menentukan jadwal produksi adalah membuat penggolongan produk. Pada umumnya penggolongan produk dibagi 3, yaitu:
@ Sifat Proses Produksi

Penggolongan proses produksi menurut sifat ini akan menentukan jenis atau bentuk pokok yang dipakai dalam pengolahan suatu produk. Berdasarkan sifatnya, proses produksi dapat dibedakan menjadi 4 macam yakni :
> Proses Ekstraktif
Proses ekstraktif adalah suatu proses produksi yang mengambil bahan-bahan langsung dari alam. Contoh : proses penambangan batu bara, bijih emas dan lain sebagainya.
> Proses Analitik
Proses analitik adalah suatu proses pemisahan dari suatu bahan menjadi beberapa macam barang yang hampir menyerupai bentuk atau jenis aslinya.
> Proses Fabrikasi
Proses fabrikasi atau proses pengubahan adalah suatu proses yang mengubah suatu bahan menjadi beberapa bentuk. Contoh : proses pembuatan baju, sepatu dll.
> Proses Sintetik
Proses ini menunjukkan metode pengkombinasian beberapa bahan ke dalam suatu bentuk produk.
@ Jangka Waktu Produksi
Proses digolongkan menjadi 2 macam, yakni :
> Proses terus-menerus (continuous process)
> Proses terputus-putus (intermittent process)
@ Sifat Produk
Dalam hal ini, proses produksi dibagi menjadi 2 macam, yaitu :
> Produksi standard
> Produksi pesanan
 d) Strategi Pemasaran Produk Konsumen dan Produk Industrial

@ Produk Konsumen

Produk konsumen adalah produk yang dibeli konsumen akhir untuk konsumsi pribadi. Produk konsumen meliputi produk sehari-hari ( convenience products ), produk shopping ( shopping products ), produk spesial ( specialty products ), sera produk yang tidak dicari ( unsought products ). Produk ini berbeda dalam cara pembelian konsumen, dan oleh karena itu rodk ini pun berbeda dalam cara pemasarannya.

- Produk sehari-hari ( convenience products ) ; adalah produk dan jasa konsumen yang biasanya sering dan cepat dibeli oleh pelanggan dan disertai dengan usaha yang sedikit dalam membandingkan dan membeli. Misalnya, sabun, permen, koran, dan fast food.

- Produk shopping ( shopping products ) ; adalah produk dan jasa konsumen yang jarang dibeli, sehingga pelanggan membandngkan kecocokan, kualitas, harga, dan gayanya dengan cermat. Contohnya mebel, pakaian, mobil bekas, peralatan rumah tangga utama, serta jasa hotel dan motel.

- Produk spesial ( specialty products ) ; adalah produk konsumen dengan karateristik unik atau identifkasi merek yang dicari oleh kelompok pembeli tertentu, sehingga mereka mau mengeluarkan usaha khusus untuk memperolehnya. Misalnya, merek serta jenis mobil tertentu, peralatan fotografi yang mahal dan sebagainya.

- Produk yang tdak dicari ( unsought products ) ; adalah produk konsumen dimana keberadaannya tidak diketahui, atau jika diketahui oleh konsumen pun, tidak terfikir oleh mereka untuk membelinya. Sebagian besar inovasi baru yang yang penting tidak dicari ( unsought ) sampai konsumen menyadarinya lewat iklan.
@ Produk Industri

Produk industri ( industrial products ) adalah produk yang dibeli untuk pemrosesan lebih lanjut atau penggunaan yang terkait dengan bisnis. Jadi perbedaan antara produk konsumen dengan produk industri didasarkan pada tujuan dibelinya produk itu. Tiga kelompok produk dan jasa industri meliputi :

- Bahan dan suku cadang

- Barang modal

- Perlengkapan dan jasa.

e) Pengelolaan Produk melalui Daur Hidup Produk 
1. Produk Inti
Produk inti adalah tingkatan yang paling dasar dari produk pasar harus menemukan manfaat utama kepada konsumen dari setiap produk dan menjual manffat tersebut dari pada hanya seedar menjual fiturnya.
2. Produk Fasilitas
Adalah barang atau jasa yang harus ada ketika tamu / konsumen menggunakan produk inti , salah satu aspek yang paling penting adalah dapat di akses oleh pasar . Rancangan produk membutuhkan pengertian dari target pasar dan fasilitas jasa yang mereka butuhkan.
3. Produk Penunjang
Produk inti membutuhkan produk fasilitas tapi tidak membutuhkan produk penunjang, produk penunjang adalah produk ekstra yang di tawarkan untuk menambah nilai dari produk inti dan membantu membedakannya dari competitor yang lain

Berikut adalah bentuk skemanya :


 f) Pengelolaan Bauran Produk
1. Produk Inti
Produk inti adalah tingkatan yang paling dasar dari produk pasar harus menemukan manfaat utama kepada konsumen dari setiap produk dan menjual manffat tersebut dari pada hanya seedar menjual fiturnya.
2. Produk Fasilitas
Adalah barang atau jasa yang harus ada ketika tamu / konsumen menggunakan produk inti , salah satu aspek yang paling penting adalah dapat di akses oleh pasar . Rancangan produk membutuhkan pengertian dari target pasar dan fasilitas jasa yang mereka butuhkan.
3. Produk Penunjang
Produk inti membutuhkan produk fasilitas tapi tidak membutuhkan produk penunjang, produk penunjang adalah produk ekstra yang di tawarkan untuk menambah nilai dari produk inti dan membantu membedakannya dari competitor yang lain

g) Mengapa Pengembangan Produk Baru ?

Dilakukan pengembangan produk baru agar para konsumen dapat mempunyai banyak pilihan untuk memilih produk, dan juga agar konsumen tidak bosan dengan produk yang bersifat monoton. Dan produk baru harus di kembangkan agar lebiha banyak di kenal oleh konsumen,dengan begitu konsumen dapat memiliki banyak pilihan produk dengan di kembangkannya produk baru tersebut.
 
h) Pengertian Produk Baru

Berdasarkan pemahaman konsep, dapat dimengert bahwa pada setiap awalnya perlu perencanaan produk baru sebaik-baiknya. Selain itu juga perlu pemahaman bahwa setiap produk baru untuk menggantikan produk lama. Proses penggantian produk lama dapat dilakukan secara wajar atau dapat direncanakan dengan mengusangkan produk lama (obselescence planned). Pengertian produk baru dapat dipandang dari sudut kepentingan produsen maupun pasar. Baru bagi pasar belum tentu baru bagi produsen. Demikian sebaliknya, berikut tingkat kebaruan produk yang dinyatak dengan beberapa kategori berikut :

 





SUMBER :
SERI DIKTAT KULIAH ; BUKU DASAR PEMASARAN ; TEGUH BUDIARTO ; UNIVERSITAS GUNADARMA

DHARMESTA, BASU SWASTHA AND IBNU SUKOTJO. PENGANTAR BISNIS MODERN (PENGANTAR EKONOMI PERUSAHAAN MODERN), YOGYAKARTA : PENERBIT LIBERTY, 1988


 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar