DASAR PEMASARAN BAB 2 : PROSES MANAJEMEN PEMASARAN

  • PROSES MANAJEMEN PEMASARAN 
Aktivitas proses manajemen pemasaran yaitu mengatur apa yang dipasarkan,membuat inovasi baru dan mempromosikan produknya kepada masyarakat .

A) TUGAS-TUGAS MANAJEMEN PEMASARAN
Manajemen Pemasaran bertugas mempengaruhi tingkat, waktu, dan sifat permintaan untuk membantu organisasi mencapai sasarannya . Manajemen pemasaran tersebut tidak saja menyangkut pencarian dan peningkatan permintaan tetapi juga menyangkut pengubahan dan pengurangan permintaan.
Berbagai situasi permintaan dan bagaimana tugas manajemen pemasaran yang harus dilakukan adalah seperti diuraikan berikut ini:
  • Permintaan Negatif (Negative Demand) ; Permintaan negatif ini terjadi bila sebagian besar pasar tidak menyukai atau bahkan menghindari suatu produk tertentu. Tugas pemasar yaitu menganalisa mengapa pasar tidak menyukai produk dan apakah suatu program pemasaran dapat mengubah kepercayaan dan sikap pasar melalui perancangan kembali produk, harga yang lebih murah, dan promosi yang lebih positif.
  • Tidak Ada Permintaan (No Demand) ; Konsumen yang menjadi sasaran bisa jadi tidak tertarik terhadap suatu produk yang ditawarkan. Misalnya masyarakat pedesaan tidak tertarik terhadap kartu kredit, golongan masyarakat yang berusia muda tidak begitu tertarik pada asuransi kematian, masyarakat perkotaan tidak begitu tertarik menanamkan modalnya pada koperasi unit desa. Tugas pemasar adalah create demand, yaitu menemukan cara untuk menghubungkan manfaat produk dengan kebutuhan dan minat pasar.
  • Permintaan Terpendam (Latent Demand) ; Permintaan ini timbul karena banyak konsumen mempunyai hasrat yang kuat akan sesuatu yang tidak terpuaskan oleh produk yang ada, misalkan permintaan rokok yang bebas nikotin, kendaraan yang hemat energi atau bebas polusi, sarana tranportasi yang cepat dan biayanya terjangkau, makanan dan minuman yang tidak mengandung zat kimia atau zat pengawet. Tugas pemasar adalah develop demand yaitu dengan cara mengukur potensi pasar dan mengembangkan barang dan jasa yang efektif yang akan memenuhi permintaan yang terpendam tersebut.
  • Permintaan yang Menurun (Faltering Demand) ; Sesuai dengan siklus hidup produk (product life cycle), sama halnya dengan makhluk hidup yang suatu saat akan mengalami kemunduran atau bahkan kematian, suatu organisasi suatu saat akan mengalami permintaan yang menurun terhadap produk yang dihasilkannya. Penurunan itu mungkin disebahkan oleh pasar yang telah jenuh atau pesaing mulai mengambil alih pangsa pasar Tugas organisasi adalah revitalize demand yaitu dengan cara mengembalikan permintaan menurun dengan pemasaran ulang produk dengan cara diantaranya yaitu perubahan mutu, kemasan, merek, harga, atau hal-hal kreatif lamnnya yang menunjukkan perbedaan yang lebih berarti dengan produk pesaing.
  • Permintaan Tidak Teratur (Iregular Demand) ; Permintaan ini kadang-kadang terjadi berfluktuasi sehingga menyebabkan organisasi kelebihan atau kekurangan kapasitas. Misalnya jalan tol kelebihan permintaan pada jam-jam sibuk, sedangkan pada jam-jam biasa kekurangan. Demikian pula halnya pengusaha biro perjalanan kekurangan kapasitas pada bulan-bulan tertentu dan kelebihan kapasitas pada bulan-bulan lain.
  • Permintaan Penuh (Full Demand) ; Bila kondisi sedang baik kadang -kadang organisasi menghadapi permintaan yang penuh sesuai dengan harapan dan kapasitas produksi yang dimilikinya. Tugas pemasaran adalah menjaga atau memelihara tingkat permintaan yang ada sekarang dalam menghadapi berubahnya preferensi konsumen dan ketatnya pensaingan. Di sini organisasi harus senantiasa menjaga kualitasnva dan selalu mengukur tingkat kepuasan konsumen.
  • Permintaan Berlebih (Overfull Demand) ; Hal ini terjadi apabila jumlah permintaan dan konsumen melebihi kapasitas produksi pihak produsen. Permintaan pergi ibadah haji di Indonesia setiap tahunnya selalu melebihi kapasitas yang bisa ditangani oleh pemenintah. Permintaan akan kertas koran di Indonesia tinggi dan tidak bisa dipenuhi oleh produsen dalam negeri, akibatnya penyediaannya sangat tergantung pada produk impor. Perrnintaan alumni siswa SMU terhadap perguruan tingggi negeri selalu melebihi kapasitas yang disediakan pemerintah. Tugas pemasaran adalah reduce demand, Yaitu mengurangi permintaan sampai jumlah tertentu yang diinginkan.
  • Permintaan Produk yang Tidak Bermanfaat (Unwholesome Demand) ; Produk-produk yang tidak bermanfaat akan menimbulkan upaya untuk mengurangi penggunaannya, seperti konsumsi rokok, minuman keras dan narkotika. Tugas pemasaran adalah destroy demand, yaitu berusaha agar konsumen yang suka produk tersebut tidak lagi menggunakannya. Pemasar di sini misalnya pihak pemerintah atau lembaga konsumen dengan cara iklan layanan masyarakat melalui media massa yang menghimbau agar masyarakat menyadari bahaya merokok, minuman keras dan narkotika
B) PROSES MANAJEMEN PEMASARAN 
Berikut proses manajemen menurut Philip Kotler 1994, sbb:





Berikut proses pemasaran secara sistematis :
1. Analisis peluang pasar
Analisis lingkungan pemasaran sangatlah penting sekali untuk meraih segala peluang-

peluang dari setiap perubahan-perubahan yang terjadi.

2. Meneliti dan memilih pasar sasaran dan upaya memposisikan pasar
Kisi-kisi produk atau pasar harus dapat diperkirakan dari masing-masing kelompok pasar sasaran. Selain itu perusahaan harus dapat mengembangkan strategi penempatan (positioning strategis) pada pasar sasarannya.

3. Mengembangkan strategi pemasaran
Perusahaan harus mengembangkan suatu perbedaan-perbedaan dan strategi penempatan pada pasar sasarannya. Perusahaan harus mampu memberikan keistimewaan-keistimewaan yang lain dari pesaingnya dan mampu memenuhi keinginan para pelanggan.

Perusahaan harus mampu mengembangkan sebuah peta kedudukan produknya, agar menduduki posisi yang lebih baik dari pesaing-pesaingnya.

4. Perencanaan program pemasaran
Strategi pemasaran terdiri atas pengambilan keputusan tentang biaya pemasaran, bauran pemasaran, dan alokasi pemasaran.

5. Pengorganisasian , pelaksanaan, dan upaya pengendalian pemasaran
Pengorganisasian berarti membentuk struktur, personalia pemasaran, dan menetapkan tugas secara jelas serta terkoordinir. Selain itu bagaimana personalia itu dilatih, diarahkan, dimotivasi, dan dievaluasi. Manajer perusahaan juga menganalisa secara berkala profitabilitas nyata dari berbagai produk, kelompok pelanggan, saluran distribusi.
 

Ini merupakan gambaran bagaimana bentuk proses manajemen pemasaran, dapat kita lihat sebagai berikut :

C) STRATEGI PEMASARAN

Strategi pemasaran adalah pengambilan keputusan-keputusan tentang biaya pemasaran, bauran pemasaran, alokasi pemasaran dalam hubungan dengan keadaan lingkungan yang diharapkan dan kondisi persaingan.

Strategi Pemasaran membutuhkan dua bagian yang saling berkaitan, yaitu :

1.Target market atau target pemasaran

       Yaitu sekelompok pelanggan homogen yang ingin ditarik perusahaan tersebut. Misalnya memilih strategi yang berorientasi. Didalam hal ini, menejer yang berorientasi dan berorientasi pemasaran memiliki pandangan yang berbeda terhadap pasar. Perbedaan orientasi produksi dan orientasi pemasaran:




2.Marketing Mix

        Yaitu variabel-variabel yang akan diawasi yang disusun oleh perusahaan tersebut untuk memuaskan kelompok yang di target. Ada 7 komponen yang tercakup dalam kegiatan marketing mix.

a.Product

          Product merupakan titik sentral dari kegiatang marketing. Bagaimana pun hebatnya suatu perusahaan mengadakan promosi, distribusi, price, dll, jika tidak diikuti dengan produk yang bermutu, disenangi oleh konsumen, maka usaha marketing mix ini tidak dapat berhasil.

Product yang ditawarkan dapat berupa:

-  Barang yang berwujud. Contohnya: mobil,motor, mesin cuci, dll.

-  Jasa. Contohnya: salon, travel, dll.

- Product features yaitu model, ciri-ciri istimewa dari product tersebut. Contohnya: sebuah arloji, selain memenuhi syarat sebagai sebuah arloji, juga memiliki ciri yang lain, misalnya ada tanggal, bentuknya mungil, daya tahan warna, model, ada garansi,dll
b.Place atau Distribution

Didalam pola distribusi diperlukan perantara. Perantara ini sangat penting karena dalam segala hal mereka berhubungan dengan konsumen. Dalam sebuah ungkapan dikatakan “you can eliminate the middlemen, but you cannot eliminate their functions” artinya anda dapat meniadakan perantara tapi tidak dapat menghilangkan fungsinya.

Didalam distribusi atau tempat kita dapat menetukan: Tujuan, Jenis aluran, Paparan pasar, Jenis perantaraan, Jenis dan lokasi toko, Cara pengantara dan penyimpanan, Tingkat pelayanan, Perekrutan perantara, Pengolaan saluran

c.Promotion atau Promosi

Promosi pada zaman sekarang ini tidak boleh diabaikan. Antara promosi dan produk tidak boleh dipisahkan, karena ini merupakan kunci menuju suksesnya pemasaran. Kombinasi promosi adalah:

  • Tujuan 
  • Campuran Promosi
  • Kegiatan periklanan
  • Promosi penjualan
  • Publisitas
  • Price atau Harga
Masalah kebijaksanaan harga turut menentukan keberhasilan pemasaran produk. Kebijaksanaan harga dapat dilakukan pada setiap tingkatan distribusi, seperti oleh produsen, oleh grosir, dan retailer (pedagang eceran). Yang perlu diperhatikan dalam harga adalah: Tujuan, Fleksibilitas, Tingkatan pada Keselurahan siklus hidup produk, Masalah geografis, Diskon, Penambahan dan pengurangan harga.

d.People atau orang
Faktor manusia baik yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam aktivitas penyampaian produk di pasaran tidak bisa dikecualikan lagi. Peranan mereka sangat penting guna untuk menjalankan segala aktivitas yang berkaitan. Aspek kemampuan dan pengetahuan pekerja perlu di perhatikan dalam strategi meningkatkan pemasaran.

e.Proses

Proses / aliran kerja termasuk arahan dan prosedur yang bertepatan bagi setiap aktivitas merupakan elemen yang akan menentukan kejayaan dan kemajuan pemasaran.

f.Physical Evidence

Pengupayaan industri dalam penyampaian haruslah di sesuaikan dengan sekitar pasaran, karena dengan hal tersebut pemasar dapat meningkatkan lagi keterkesanan dalam berkomunikasi dan melaksanakan penyampaian produk kepada konsumen/sasaran.

Dalam strategi pemasaran, strategi pemasaran terdiri atas lima elemen, yaitu :




D) PENGEMBANGAN STRATEGI PEMASARAN
  • Pengembangan pemasaran itu sendiri didukung oleh beberapa faktor, diantaranya penentuan harga jual yang telah kita bahas dalam artikel sebelumnya. Selain harga jual untuk memastikan keberhasilan suatu pemasaran salah satu faktor yang tidak boleh diabaikan adalah segmentasi pasar. 
  • Menentukan segmentasi pasar adalah langkah yang harus dilakukan sebelum Anda menjual suatu produk dijual ke pasar. Hal tersebut terkait dengan penentuan sasaran yang dinilai prospektif dalam strategi pemasaran. Penentuan segmentasi pasar dilakukan dengan cara memecah beberapa konsumen yang prospek menjadi bagian kecil. 
Berikut merupakan lima konsep pengembangan strategi pemasaran :
  • Segmentasi Pasar
Syarat segmentasi pasar yang efektif :

1.    Dapat di ukur (Measurability)

2.    Dapat di masuki (Accessibility)

3.    Cukup besar (Substantiality)

4.    Dapat di tindak – lanjuti (Actionability)
  • Poistioning Pasar 
Memilih pola konsentrasi pasar khusus, yang memberikan peluang maksimum untuk mencapai tujuan.

1.Strategi Concentrated Marketing

·         Posisi kuat pada satu segmen

2.Strategi Differentiated Marketing

·         Posisi kuat pada beberapa segmen
  • Strategi Memasuki Pasar
Metode menjangkau segmen pasar sasaran :
- Membeli perusahaan lain yang sudah jalan
- Kerja sama dengan perusahaan lain
  • Strategi Penentuan Waktu

Penentuan waktu yang tepat untuk melaksanakan program pemasarannya sangat penting bagi perusahaan, tidak terlalu cepat tidak juga terlalu lama.

  • Strategi Bauran Pemasaran

Bagaimana menetapkan bentuk penawaran pada segmen tertentu mencakup :
- Kebijakan Produk
- Kebijakan Harga
- Kebijakan Distribusi
- Kebijakan Promosi






 

    SUMBER :

    BUKU DASAR PEMASARAN ; TEGUH BUDIARTO ; UNIVERSITAS GUNADARMA

    DOWNLOAD-STRATEGI PEMASARAN.PDF - Foxit Reader [DOWNLOAD - STRATEGI PEMASARAN.PDF]

    SUMBER 1 

    Komentar

    Postingan Populer